Pemprov NTB Imbau PMI Tetap Berkomunikasi dengan Pihak Terkait serta Memberikan Informasi yang Valid

MATARAM (KabarBerita) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) memberikan update terkait keadaan WNI dan warga NTB yang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di daerah konflik.

Hal ini disampaikan Kepala Diskominfotik NTB, Dr. Ahsanul Khalik diruangannya, Pada Rabu (4/3/2026).

Aka sapaannya mengatakan bahwa untuk saat ini, ada 155 orang PMI yang ada di Timur Tengah, dan 1.415 orang warga NTB yang sedang melakukan Ibadah Umroh yang sesuai dengan data yang ada.

“Jadi pada 2 maret kemarin, sudah ada yang kembali ke tanah air untuk jamaah umroh, dan sisanya menjadi perhatian kita bersama,”ujarnya.

Lebih lanjut Aka mengatakan bahwa Gubernur NTB juga terus melakukan komunikasi dengan KBRI dan KJRI di daerah yang terdampak konflik di timur tengah, guna memastikan WNI dan khususnya warga NTB dalam pengamatan KBRI masing-masing dalam kondisi aman. Dan untuk saat ini Pemprov NTB belum menerima adanya laporan, terkait adanya dampak fisik yang dialami oleh WNI dan NTB yang ada di daerah konflik tersebut.

“Tentu kita tidak boleh lengah dan Pak Gubernur juga sudah memerintahkan OPD terkait untuk melakukan komunikasi dengan berbagai pihak baik itu Kemenlu, Kemenhaj, dan pihak penyalur jasa tenaga kerja, dan travel yang menjalankan jamaah umroh, guna memastikan posisi warga kita dari NTB dalam keadaan aman,”ucapnya.

Aka juga menyebutkan secara umum bahwa warga NTB berada jauh di daerah yang terdampak konflik, tetapi yang perlu diingat bahwa konflik ini bukan menggunakan senjata biasa, dan senjata yang digunakan bisa menyasar ke daerah mana saja, makanya ini tetap menjadi perhatian kita.

“Jadi tetap harus jadi perhatian, karena ini kan menggunakan rudal dan bisa menyasar kemana saja,”terangnya.

Selain itu Aka juga mengatakan bahwa ia sudah berkomunikasi dengan salah satu PMI yang dari NTB, dimana PMI tersebut mengungkapkan bahwa meskipun lokasi jauh, tetapi tetap ada terasa getaran rudal pada saat jatuh itu.

“Jadi kepenaikan itu memang ada, tapi kami masih dalam kondisi, aman, dan kami hanya bisa melihat situasi luar dari tayangan televisi, ungkap salah satu PMI,”jelas Aka.

Ia juga menambahkan bahwa untuk saat ini, di NTB belum ada laporan dari keluarga, baik dari PMI maupun dari Mahasiswa yang ada di lokasi konflik, yang terdampak akibat eskalasi tersebut.

“Jadi ini juga sedang dikomunikasikan dengan Kemenlu,”katanya.

Aka selaku juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB menghimbau kepada WNI dan khususnya untuk Warga NTB yang menjadi PMI didaerah Konflik supaya memberikan informasi yang tepat dan valid, supaya tidak menimbulkan opini yang meresahkan baik buat keluarga maupun bagi warga lainnya.

“Kita berharap berikan informasi kepada keluarga, setepat mungkin, sehingga tidak menimbulkan kepanikan, jangan dilebih-lebihkan, bila membutuhkan informasi yang valid, agar bisa menghubungi, dinas terkait seperti Diskominfo NTB, Disnakertrans, dan kita pastikan saat ini kondisi warga kita aman, jadi mari kita tenang dan berdoa, semoga konflik ini cepat usai, dan semoga keluarga kita yanga ada di daerah konflik ini dalam keadaan baik semua,”tutupnya. (Wira/red).

  • Related Posts

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    MATARAM (KabarBerita) – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) NTB menggelar rapat perumusan Satuan Tugas (Satgas) pencegahan tindak kekerasan dilingkup satuan pendidikan dan Pondok Pesantren (Ponpes) se-NTB. Acara tersebut dihadiri…

    Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga

    “Reses ini menjadi momentum bagi kami untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat.”   Lombok Tengah (KabarBerita) — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (DPRD NTB) Daerah Pemilihan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Reses di Komunitas Hindu, Lalu Pelita Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi

    Reses di Komunitas Hindu, Lalu Pelita Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi

    Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

    Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

    Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

    Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

    Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

    Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira