Menderita Sesak Nafas, Satu Orang CJH dari Kloter III Asal Lobar di Tunda Berangkat ke Tanah Suci

MATARAM (KabarBerita)-Kepala Bidang Fasilitasi Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kemenhaj Provinsi NTB, Ali Sahbana, menyempaikan bahwa satu orang Calon Jamaah Haji (CJH) dari Kloter III tertunda keberangkatannya ke tanah suci.

“Satu jamaah dari Kelompok Terbang (Kloter) III asal Kabupaten Lombok Barat yang jadwalnya akan diberangkatkan pada Jumat (24/04/2026) besok dinyatakan tidak layak terbang,” ujarnya kepada media saat konfensi pers pada, Kamis (23/04/2026) malam.

Ali sapaan akrabnya menjelaskan, bahwa sebenarnya terdapat dua orang Calon Jamaah Haji (CJH) yang masuk Rumah Sakit pada saat memasuki Asrama haji, akan tetapi satu orang sudah kembali dan bergabung dengan jamaah lainnya di Asrama Haji Embarkasi Lombok. Sedangkan satu jamaah masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit dan kemungkinan tertunda keberangkatannya.

“Sebelumnya jamaah atas nama Ahmad Baihaqi (56) di diagnosa menderita hepatitis. Saat ini sudah dinyatakan istitha’ah dan layak terbang. Sedangkan yang satunya tidak layak terbang atas nama Sri Banun (68) yang dinyatakan tidak istita’ah sementara karena mengalami sesak napas,”ungkapnya.

Bagi CJH yang masih betuh penanganan medis, lanjut Ali, belum dapat diberangkatkan karena butuh perawatan secara intensif terlebih dahulu. Guna bisa menjalankan ibadah haji ke tanah suci dalam keadaan sehat secara jasmani.

Kloter III ini memasuki Asarama Haji Embarkasi Lombok pada Tanggal 23 pukul 14.05 WITA. Dan Rencana Keberangkatan Besok, tanggal 24 April 2026, pukul 14.05 WITA. Dengan menggunakan Maskapai Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 5103. Sedangkan untuk Lokasi Hotel di Madinah di Sektor 1, Hotel Artal International and Grand Plaza. Dan untuk Lokasi di Makkah berada pada Sektor 4, dan tinggal di Hotel Lu’lu’at Al-Mansyiah. Dan data usia CJH termuda berusia 23 tahun dan tertua berusia 89 tahun. “Ini gambaran profil untuk CJH di Kloter III asal Kabupaten Lombok Barat,” pungkasnya.

Sedangkan untuk jumlah yang berangkat ada 393 termasuk pendamping dan tenaga kesehatan sehingga dari keseluruhan tersebut ada sebanyak 298 orang Calon Jamaah Haji (CJH) non lansia, dan 95 orang masuk Kategori Lansia (diatas 65 tahun) tanpa adanya open sheet. (Wira/red).

  • Related Posts

    Pemprov NTB Hormati Aspirasi Publik, Tegaskan Proses Hukum Harus Bebas dari Tekanan Opini

    MATARAM (KabarBerita)-Di tengah aksi dan desakan publik yang menguat terkait persidangan dugaan gratifikasi DPRD NTB, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan bahwa proses peradilan harus berjalan tanpa tekanan, serta…

    146 SPPG di NTB Masih Ditutup, Ini Persyaratan Jika Hendak Beroperasi Kembali

    MATARAM (KabarBerita) – Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) NTB, Eko Prasetyo tegaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditutup sementara dapat beroprasional kembali jika telah memenuhi persyaratan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Pemprov NTB Hormati Aspirasi Publik, Tegaskan Proses Hukum Harus Bebas dari Tekanan Opini

    Pemprov NTB Hormati Aspirasi Publik, Tegaskan Proses Hukum Harus Bebas dari Tekanan Opini

    Menderita Sesak Nafas, Satu Orang CJH dari Kloter III Asal Lobar di Tunda Berangkat ke Tanah Suci

    Menderita Sesak Nafas, Satu Orang CJH dari Kloter III Asal Lobar di Tunda Berangkat ke Tanah Suci

    Kasus Pengadaan Buku SD di Lotim Diusut Kejaksaan, Seret Nama Salah Satu Terdakwa Kasus Chromebook

    Kasus Pengadaan Buku SD di Lotim Diusut Kejaksaan, Seret Nama Salah Satu Terdakwa Kasus Chromebook

    146 SPPG di NTB Masih Ditutup, Ini Persyaratan Jika Hendak Beroperasi Kembali

    146 SPPG di NTB Masih Ditutup, Ini Persyaratan Jika Hendak Beroperasi Kembali

    Mahasiswa KKN Poltekkes Mataram Kenalkan Bakso ATEKE, Inovasi Pangan Lokal untuk Cegah Stunting

    Mahasiswa KKN Poltekkes Mataram Kenalkan Bakso ATEKE, Inovasi Pangan Lokal untuk Cegah Stunting

    KONI DKI Jakarta Cek Venue dan Hotel Jelang PON Nusa Tenggara 2028

    KONI DKI Jakarta Cek Venue dan Hotel Jelang PON Nusa Tenggara 2028