BRIDA NTB Dorong Percepatan Program Riset: Tetap Taat Regulasi, Fokus pada Riset Unggulan

Lombok Barat, (KabarBerita) – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar kegiatan konsultasi bersama Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di Aula BRIDA NTB. Kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan program riset kerja sama antara BRIDA NTB dengan sejumlah lembaga mitra, khususnya perguruan tinggi di NTB.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala BRIDA NTB, I Gede Putu Aryadi, S.Sos., M.H., dihadiri oleh para peneliti dari berbagai universitas, di antaranya Universitas Mataram, UIN Mataram, Universitas Gunung Rinjani, dan Universitas Muhammadiyah Mataram. Turut hadir pula Sekretaris BRIDA, para Koordinator Pokja, serta Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa lingkup BRIDA NTB.

Dalam arahannya, Kepala BRIDA menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program yang telah dianggarkan, namun tetap mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. “Kita ingin program riset ini segera dieksekusi agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Namun, percepatan tetap harus berjalan sesuai aturan pengadaan barang dan jasa yang berlaku,” tegas Aryadi.

Diskusi bersama Biro PBJ juga membahas mekanisme pelaksanaan jasa konsultasi riset, termasuk penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk kegiatan jasa penelitian, seperti riset sosial tentang joki cilik, riset standarisasi produk lokal, dan kebutuhan konsumsi dalam kegiatan rapat tertentu.

Melalui pertemuan ini, diharapkan seluruh peneliti dan pihak terkait memahami tata cara serta tahapan administrasi pelaksanaan riset kerja sama, sehingga prosesnya dapat berjalan transparan, efektif, dan tepat waktu.

Kegiatan diakhiri dengan penyampaian komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara BRIDA dan perguruan tinggi mitra dalam mendorong riset-riset unggulan berdampak yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di NTB. (*)

Related Posts

Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenak Pelanggaran Berat

LOMBOK TENGAH (KabarBerita)-Pelayanan kesehatan di kabupaten Lombok Tengah terancam lumpuh. Pasalnya, Tenaga kesehatan (Nakes) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paru Waktu (PW) mengancam akan mogok kerja massal mulai 27…

Inovasi Daerah, Merubah Emisi Jadi Karbon Bernilai Ekonomi

Kepala BRIDA Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, S.H., M.H. Mataram, (KabarBerita) — Ternyata ditengah isu global terkait degradasi lingkungan yang berdampak pada pemanasan global, ada kabar baik bahwa upaya…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

IIKD Kota Mataram Hidupkan Semangat Kartini Lewat Goresan Warna Anak Disabilitas

IIKD Kota Mataram Hidupkan Semangat Kartini Lewat Goresan Warna Anak Disabilitas

Wali Kota Mohan Roliskana Lepas 393 CJH Kloter 5 Embarkasi Lombok, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

Wali Kota Mohan Roliskana Lepas 393 CJH Kloter 5 Embarkasi Lombok, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenak Pelanggaran Berat

Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenak Pelanggaran Berat

Pejabat Mulai Kewalahan, Wali Kota Mataram Buka Opsi Evaluasi Kebijakan Bersepeda

Pejabat Mulai Kewalahan, Wali Kota Mataram Buka Opsi Evaluasi Kebijakan Bersepeda

Masuk Tahun Ketiga, Pasar Ikan Bintaro Masih Setengah Jadi

Masuk Tahun Ketiga, Pasar Ikan Bintaro Masih Setengah Jadi

Dukung Program Lima Hari Sekolah, Zia Urrahman: Waktu Keluarga Lebih Berkualitas dan Karakter Anak Terbentuk

Dukung Program Lima Hari Sekolah, Zia Urrahman: Waktu Keluarga Lebih Berkualitas dan Karakter Anak Terbentuk