
Mataram, (KabarBerita) — Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) NTB menerima kunjungan dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Padjadjaran dalam rangka kerja sama riset melalui Pusat Kolaborasi Riset Drug Discovery dari Tumbuhan Meliaceae Indonesia. Pertemuan ini juga membahas draft naskah riset serta peluang hilirisasi produk berbasis tumbuhan Meliaceae.
Kepala BRIDA NTB, I Gede Putu Aryadi, S.Sos., M.H., yang didampingi tim kelompok kerja, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sekaligus memperkenalkan tugas dan fungsi BRIDA NTB.
“Kami berterima kasih atas kolaborasi ini. BRIDA siap mendukung sinergi riset dan inovasi, terutama yang berdampak pada pemanfaatan hasil penelitian untuk masyarakat,” ujarnya.
Sri Rahayu, perwakilan BRIN-PRBT, menuturkan bahwa riset Meliaceae berfokus pada penemuan obat-obatan dari sekitar 53 genus dengan lebih dari 50 spesies yang potensial dikembangkan.
Sementara itu, Dr. Desi Harneti dari FMIPA UNPAD menekankan pentingnya riset tidak hanya berhenti pada publikasi, tetapi harus dilanjutkan hingga tahap hilirisasi.
“Kami berharap dukungan pemerintah agar hasil penelitian dapat benar-benar match dengan kebutuhan industri dan masyarakat,” jelasnya.
Menambahkan hal tersebut, Kepala BRIDA NTB menekankan perlunya direktif yang jelas untuk mendorong hilirisasi, termasuk keseimbangan antara riset akademik dan inovasi praktis yang dapat dimanfaatkan UMKM herbal bersertifikasi BPOM.
Ketiga institusi ini sepakat untuk melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai langkah strategis memperkuat arah kolaborasi riset dan hilirisasi produk. (*)






