Efisiensi Anggaran Jangan Panik, Sudirsah : Indonesia Masih Terang Benderang

MATARAM (KabarBerita) – Anggota DPRD NTB fraksi Gerindra Sudirsah Sujanto angkat bicara perihal efisiensi anggaran yang menuai kritik banyak pihak.

Menurutnya efisiensi anggaran yang dilakukan presiden Prabowo Subianto bukan untuk menyengsarakan rakyat apa lagi Indonesia sampai gelap seperti hastag yang belakangan ini muncul.

Ia mengatakan efisiensi anggaran yang dilaiukan hingga Rp. 360,6 triliun dari belanja non-esensial seperti kegiatan seremonial, dinas, study banding, forum group discussion, dan seminar akan dialihkan untuk program prioritas. Dirinya juga memastikan tidak ada PHK di Kementrian atau lembaga pemerintahan.

“Alokasi dana dari efisiensi ini untuk peningkatan kualitas pendidikan, perbaikan sekolah, makanan bergizi bagi 20 juta siswa, perbaikan infrastruktur, ketahanan pangan, paket stimulus ekonomi, diskon tarif listrik, kredit usaha rakyat (KUR), dan program prioritas lainnya,” jelas anggota DPRD NTB dapil Lobar – KLU ini.

Khusus ntuk pendidikan lanjut Sudirsah anggaran akan ditingkatkan menjadi Rp. 724, 26 triliun atau 20 persen dari APBN 2025 tertinggi dalam sejarah dan melebihi sektor lainnya.

“Anggaran ini akan difokuskan pada kesejahteraan guru Rp. 81,6 triliun. Satu kali gaji pokok untuk guru ASN. Tunjangan Rp. 2 juta/bulan untuk guru non ASN. Rehabilitasi sekolah Rp. 17,15 triliun untuk 10.440 sekolah,” lanjutnya.

“Jadi tidak ada anggaran pendidikan yang dipotong untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG),” tambahnya.

Sehingga kata Sudirsah Indonesia masih terang benderang bukannya gelap gulita seperti yang diasumsikan oleh beberapa pihak.

Pendidikan jelasnya akan menjadi prioritas pemerintah, tidak ada pemangkasan apa pun. Kesehatan rakyat akan menjadi agenda penting negara.

“Efisiensi untuk dialihkan alokasi anggaran yang berpotensi bocor ke program yang lebih bermanfaat untuk untuk rakyat. Ekonomi indonesia semakin kuat ada diatas rata-rata capain ekonomi dunia. Kemiskinan ekstrim menurun. Paket stimulus ekonomi di bulan Ramadhan,” terangnya.

Related Posts

Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

SERANG (KabarBerita)-Provinsi Lampung resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) sekaligus Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) tahun 2027. Penetapan tersebut disampaikan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat,…

Mu’azzim Akbar Tegaskan Program MBG Pondasi Utama Wujudkan Generasi Emas 2045

Mataram, (KabarBerita) — Anggota Komisi IX DPR RI, H. M Mu’azim Akbar menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak sekolah, balita, ibu…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Senjata Politik Ada, Abrasi Tetap Jalan di Tempat: Pemkot Mataram Kurang Niat?

Senjata Politik Ada, Abrasi Tetap Jalan di Tempat: Pemkot Mataram Kurang Niat?

Drainase hingga Posyandu Dominasi Aspirasi Warga Selaparang Saat Reses Ismul Hidayat

Drainase hingga Posyandu Dominasi Aspirasi Warga Selaparang Saat Reses Ismul Hidayat

Ismul Hidayat Dorong Dana Lingkungan Dikelola Langsung Warga, Bukan Proyek Dinas

Ismul Hidayat Dorong Dana Lingkungan Dikelola Langsung Warga, Bukan Proyek Dinas

Proyek Jalan Alternatif Nuraksa–Batu Bolong Tertahan, Negosiasi Lahan Buntu

Proyek Jalan Alternatif Nuraksa–Batu Bolong Tertahan, Negosiasi Lahan Buntu

Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Bima

Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Bima

‎Gotong Royong Tiga Pilar, Kecamatan Mataram Ajak Warga Peduli Lingkungan

‎Gotong Royong Tiga Pilar, Kecamatan Mataram Ajak Warga Peduli Lingkungan