Inovasi Riset Brida NTB : Tradisi Merarik Sebagai Penyangga Pariwisata Budaya NTB

Lombok Barat, (KabarBerita) – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan bahwa riset kebudayaan harus menghasilkan luaran yang implementatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala BRIDA NTB, I Gede Putu Aryadi, saat membuka Seminar Hasil Penelitian “Tradisi Merariq Suku Sasak sebagai Penyangga Pariwisata NTB”. Ia menekankan bahwa riset kebudayaan perlu berlanjut hingga penyusunan pedoman atau standar operasional prosedur (SOP) agar tradisi Merariq tidak disalahartikan, khususnya terkait fenomena merariq kodek. Menurutnya, pengembangan pariwisata harus tetap berada dalam koridor nilai dan norma budaya.

Hasil penelitian yang dipaparkan Jupri, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa Merariq merupakan proses budaya yang kompleks dan sarat nilai tanggung jawab keluarga, kedewasaan sosial, serta koordinasi adat dan pemerintahan desa. Penelitian ini menunjukkan bahwa tahapan Merariq berpotensi dikembangkan sebagai atraksi wisata budaya dengan tetap menjaga sakralitas dan filosofi adat Sasak.

Para panelis menegaskan Merariq sebagai sistem nilai dan proses pendewasaan sosial, bukan sekadar tradisi simbolik. Dari sisi pariwisata, pengembangan Merariq memerlukan dukungan kebijakan, promosi berkelanjutan, penguatan literasi budaya, serta pelibatan generasi muda secara bijak agar tidak terjadi distorsi makna.

Menutup kegiatan, Koordinator Pokja Sosial dan Kependudukan BRIDA NTB, L. Suryadi, menyampaikan bahwa hasil kajian akan disempurnakan dan disusun menjadi buku referensi serta pedoman adat (awiq-awiq). BRIDA NTB berharap kajian ini menjadi dasar penguatan pelestarian budaya Merariq sekaligus pilar pengembangan pariwisata budaya NTB. (*)

Related Posts

PAD NTB Turun, Kepala BKAD Nursalim Tegaskan Penyesuaian Alokasi Anggaran Harus Tepat Guna

MATARAM (KabarBerita) – Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) NTB Nursalim angkat bicara terkait adanya penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor tambang. Nursalim mengatakan penurunan PAD tersebut diakibatkan…

Pimpinan DPRD NTB LWJ Apresiasi Pelunasan Utang RSUP Rp91,45 M

RSUP NTB resmi melunasi utang kontraktual tahun 2025 senilai Rp91,45 miliar secara bertahap. Pembersihan beban fiskal ini menjadi momentum manajemen baru untuk memacu mutu pelayanan publik”.   Mataram (KabarBerita) —…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Pemprov NTB Mulai Benahi Akar Masalah Pendidikan

Pemprov NTB Mulai Benahi Akar Masalah Pendidikan

Dukungan untuk Dr Gema Menguat Jelang Musda Demokrat NTB

Dukungan untuk Dr Gema Menguat Jelang Musda Demokrat NTB

Mahasiswi Unram Ditemukan Tewas di Kamar Kos Gomong

Mahasiswi Unram Ditemukan Tewas di Kamar Kos Gomong

PAD NTB Turun, Kepala BKAD Nursalim Tegaskan Penyesuaian Alokasi Anggaran Harus Tepat Guna

PAD NTB Turun, Kepala BKAD Nursalim Tegaskan Penyesuaian Alokasi Anggaran Harus Tepat Guna

Pembahasan Royalti Mataram Mall Memanas, H. Muhtar Dorong Solusi Win-Win Solution

Pembahasan Royalti Mataram Mall Memanas, H. Muhtar Dorong Solusi Win-Win Solution

Wagub NTB: Karya Kreatif NTB 2026 Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Wagub NTB: Karya Kreatif NTB 2026 Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kreatif