
Mataram, (KabarBerita) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Mataram terus berupaya memberikan pelayanan terbaik guna mengoptimalkan tugas dan fungsinya.
Ketua KPU Kota Mataram, Edy Putrawan mengatakan Forum Konsultasi Publik (FKP) sangat perlu dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pelayanan dan mengevaluasi program yang masih perlu ditingkatkan pelayanannya.
Hal itu disampaikan dalam temu KPU bersama Akademisi, Masyarakat, Media dan Mahasiswa, sabtu (20/9).
“Jadi layanan-layanan apa yang KPU kota Mataram berikan, kita evaluasi untuk penguatan kelembagaan kita, supaya semua menjadi lebih baik kedepannya,” ucap Edy.
Edy juga mengatakan dalam kegiatan ini ada beberapa fokusnya, antara lain untuk arsip, untuk digitalisasi (sedang dalam proses), dan inventaris arsip pemilu-pemilu sebelumnya, supaya bisa menjadi bahan bagi masyarakat ketika ingin mencari data -data sebelumnya, dan begitupun para mahasiswa yang ingin melakukan penelitian dan lainnya.
“Jadi sudah ada fokus yang akan kita selesaikan, ini semua untuk meningkatkan pelayanan,” terangnya.
Dikatakan Edy bahwa Ada sembilan poin pelayanan yang menjadi Prioritas FKP, dari layanan pindah memilih, autentifikasi data parpol, perolehan suara, penerimaan mahasiswa magang, JDIH, PPID, pengaduan masyarakat, pengajuan informasi publik, terus PAW dewan, terakhir pendamping siswa-siswi dalam rangka pendidikan pemula dalam pemilihan.
“Jadi ini yang menjadi prioritas dalam forum konsultasi publik ini,” jelasnya.
Lebih lanjut Edy juga menambahkan Terkait adanya keluhan tentang pindah memilih, bahwa semua sudah ada aturan dan sudah ada batas waktu pindah memilih yaitu ada batas waktu pindah memilih 30 + 7 hari.
“Sering kali masyarakat kita ini mengabaikan batas waktu itu. Itu kan ada by sistemnya, kalau waktunya sudah habis kami tidak bisa memproses pindah memilih karena sistemnya sudah ditutup oleh pusat,” imbuhnya.
“Harapannya pelayanan yang kami berikan ini menjadi lebih baik kedepannya, lebih bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, jangan hanya melihat KPU ini ketika tahapan pemilu saja, setelah itu tidak terlihat lagi, padahal kami ada untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” tutupnya.








