
Mataram (KabarBerita) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTB angkat bicara perihal masih banyaknya kapal laut yang sudah tua (kurang layak pakai) masih beroperasi di Lintas wilayah perairan daerah.
Wakil Ketua DPRD NTB, H. Muzihir menegaskan perlu menjadi perhatian serius, terutama kapal tua yang beroperasi di lintas Poto Tano-Kayangan. Dirinya meminta agar jangan mempermanjang kontraknya, karena akan menimbulkan resiko kecelakaan dan bencana bagi semua orang yang menggunakannya.
“Kalau ada yang bagus gitu loh, itu yang dipakai, kalau yang sudah agak lama kapalnya jangan diperpanjang izinnya dan kontraknya, karena kemarin itu ada yang mati mesinnya ditengah laut,” tegas H. Muzihir, Jum’at (5/12).
Dikatakannya saat ini persentase Kapal tua yang masih beroperasi sekitar 60 persen dari total Kapal yang beroperasi sebanyak 28 Kapal.
“Ya puluhanlah jumlahnya, kapal yang sudah tua ini,”ungkapnya.
Muzihir mengingatkan para pengambil keputusan agar tidak menunggu sampai adanya kecelakaan baru mempersiapkan pola baru dan evaluasi dalam persoalan transpotasi Laut tersebut.
“Sekarang ini, harus dipikirkan nyawa manusia, karena BMKG sudah menyampaikan bahwa gelombang tinggi akan melanda untuk ke depannya, jadi ini harus kita pikirkan bersama,”imbuh Ketua DPW PPP NTB ini. (Wira)






