
MATARAM (KabarBerita) – Program Studi Ilmu Falak Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram sukses menyelenggarakan kegiatan Pondok Pesantren Falakiyah IV yang berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 11 hingga 13 Januari 2025. Kegiatan yang digelar oleh Prodi Ilmu Falak, Observatorium Al-Afaq Fakultas Syariah UIN Mataram, dan Alumni ini diikuti oleh 60 mahasiswa Prodi Ilmu Falak semester VIII ke atas. Acara ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang mendalam dan praktis, khususnya dalam bidang ilmu falak, yang merupakan salah satu disiplin ilmu penting dalam studi Islam.

Sebagai salah satu program unggulan Prodi Ilmu Falak, Pondok Pesantren Falakiyah IV tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga menekankan aspek praktik. Dengan memanfaatkan Observatorium Al-Afaq, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk melakukan pengamatan astronomi secara langsung, seperti menentukan waktu ibadah, arah kiblat, dan memahami fenomena astronomi lainnya. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan mahasiswa, tetapi juga mempersiapkan mereka menjadi ahli falak yang kompeten dan siap memberikan kontribusi di masyarakat.
Puncak kegiatan ditandai dengan acara penutupan pada Senin, 13 Januari 2025, yang berlangsung di Observatorium Al-Afaq. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, termasuk Rektor UIN Mataram (Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.Ag), Kepala Kewirausahaan dan Karir (Dr. Muhammad Harfin Zuhdi, MA), Dekan Fakultas Syariah (Dr. Moh. Asyiq Amrulloh, M.Ag), Wakil Dekan III Fakultas Syariah (Dr. Saprudin, M. Si), serta Kaprodi Ilmu Falak (Dr. Arino Bemi Sado, S.Ag., MH). Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap program-program yang dirancang untuk pengembangan kompetensi mahasiswa.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.Ag. (Rektor UIN Mataram) memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa Pondok Pesantren Falakiyah adalah langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di UIN Mataram, khususnya pada bidang ilmu falak. “Kegiatan Pondok Pesantren Falakiyah semacam ini perlu terus dikembangkan dan didukung pelaksanaannya sebagai bentuk positif peningkatan kompetensi mahasiswa Prodi Ilmu Falak. Kalau bisa, kegiatan ini dilaksanakan di pondok-pondok NU di NTB, dan saya siap memfasilitasi kegiatan tersebut secara tidak langsung sebagai syi’ar keberadaan UIN Mataram di masyarakat NTB,” ujarnya.
Selain itu, Rektor juga menyampaikan pesan inspiratif agar para mahasiswa dan semua pihak selalu menjaga kerendahan hati dalam menjalankan tugas. Beliau menekankan pentingnya memberikan contoh nyata dalam kepemimpinan, seperti yang telah beliau terapkan selama ini. Pesan ini diharapkan menjadi motivasi bagi para mahasiswa dan dosen untuk terus mengembangkan diri dan berkontribusi bagi masyarakat.
Pondok Pesantren Falakiyah IV tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang kaya kepada peserta, tetapi juga membuka peluang bagi UIN Mataram untuk memperluas perannya di masyarakat. Dengan dukungan dari berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang mampu menjangkau lebih banyak kalangan, baik di lingkungan akademik maupun di komunitas pondok pesantren di seluruh NTB.







