
Mataram, (KabarBerita) – Pondok pesantren Nurul Haramian NDWI Narmada Lombok Barat menjalin kerjasama sustainable farming dengan Universitas Kassel Germany.
Kerjasama itu ditandai dengan kunjungan 3 (tiga) orang ilmuan dari Universitas Kassel Germany ke Haramain Integrated Farming, pada Kamis (31/7) lalu.
Rombongan dipimpin oleh Dr. Ellen Charistoforatou, Prof. Dr. Nina Skorse Gumprecht dan Prof. Dr. Claudia Schlaak serta rombongan dosen Univeristas Mataram (Unram).
Kedatangn rombongan ilmuan asal Jerman ini disambut langsung oleh Pimpinan Ponpes Haramain, TGH. Hasanain Juani, L.c, M.H.
“Alhamdulillah. Insya Allah (Kunjungan ini) akan kita tindak lanjuti dengan kunjungan balasan ke Jerman pada Bulan September mendatang,” kata TGH. Hasanain Juani kepada KabarBerita, Senin (4/8).

Kunjungan antar kedua lembaga pendidikan itu selanjutnya akan dilakukan kerjasama dalam gerakan sustainable farming sebagai komitmen dalam pelestarian lingkungan.
“Selanjutnya akan ada kerjasama antar Nergara dan antar lembaga dalam gerakan Sustainable farming,” pungkas TGH. Hasanain.
Diketahui, TGH. Hasanain Juaini adalah salah satu tokoh agama di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) yang konsen dalam gerakan pelestarian lingkungan. Selain menjalankan pendidikan agama, melalui Ponpes Nurul Haramain NWDI, ia juga mengembangkan Haramain Integreted Farming yang untuk beberapa kali membawanya meraih penghargaan Kalpataru dari pemerintah Indonesia.
Dimana sebelimnya, TGH. Hasanain Juaini kembali menerima Apresiasi Kalpataru Lestari 2025 dari Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) karena konsisten melakukan aksi lingkungan.
TGH. Hasanain menerima Kalpataru Lestari bersama 11 pahlawan lingkungan lainnya. Apresiasi Kalpataru Lestari diserahkan langsung Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 di Badung Kuta Bali, pada Kamis 5 Juni 2025 lalu.
Penulis : Dedy Supiandi








