
Lombok Timur(KabarBerita) – Bendahara Umum DPP Partai Golkar, Hj. Sari Yuliati, menyampaikan pesan khusus dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) IX DPD II Partai Golkar Kabupaten Lombok Timur yang digelar di Aula Waterpark Rinjani Selong, Kamis ( 9/10).
Dalam sambutannya, Sari menyampaikan bahwa Ketua Umum mengingatkan seluruh kader, terutama anggota fraksi di daerah, agar benar-benar hadir di tengah masyarakat dengan sikap yang terbuka, merangkul, dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan rakyat.
“Bapak Ketua Umum mengingatkan agar seluruh kader, terutama anggota fraksi di daerah, benar-benar hadir di tengah masyarakat dengan sikap yang merangkul dan solutif. Kalau ada aspirasi dari mahasiswa, masyarakat, terimalah mereka dengan baik,” ujar Sari Yuliati.
Selain itu, Sari juga menyampaikan pesan Ketua Umum agar para kader Golkar menjaga sensitivitas sosial dengan tidak menunjukkan gaya hidup berlebihan. Menurutnya, sikap rendah hati dan kesederhanaan menjadi bagian penting dari karakter politik yang harus ditampilkan oleh setiap kader.
“Kita jaga perasaan rakyat. Kurangi flexing-flexing. Hargai apa yang rakyat rasakan saat ini. Tolong jaga perasaan rakyat,” tegasnya.
Sari menambahkan, kehadiran nyata kader di tengah masyarakat akan memperkuat kedekatan Partai Golkar dengan konstituen dan membangun citra positif partai di mata publik.
“Kalau hal ini kita lakukan dengan baik, Insya Allah Partai Golkar akan selalu dikenang masyarakat secara baik,” ujarnya.
Musda IX Partai Golkar Kabupaten Lombok Timur tersebut dihadiri sejumlah tokoh partai, termasuk Ketua DPD I Partai Golkar NTB, H. Mohan Roliskana. Kegiatan berjalan lancar dan kondusif tanpa dinamika berarti.
Dalam forum tersebut, L. Hasan Rahman, atau yang akrab disapa Maman, kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Lombok Timur periode 2025–2030. Anggota DPRD Lombok Timur itu didaulat melanjutkan kepemimpinannya untuk periode kedua.
Terpilihnya kembali Maman dinilai sebagai bentuk kepercayaan kader terhadap kepemimpinannya yang selama ini dinilai mampu menjaga soliditas dan konsolidasi partai di tingkat daerah.








